Seperti apakah sosok ust. Yusuf Mansur?
yah
mari kita Ulas sekilas Info Tentang Pengisi acara " EXTRA ORDINARY
FESTIVAL" kita ini . Kita akan Menghadirkan Ust. Yusuf Mansur
bertanggal 19-20 Juni... Marilah Kita lihat sekilas Info pembicara kita ini :
Yusuf Mansyur (lahir di Jakarta, 19 Desember 1976; umur 37 tahun)
adalah seorang tokoh pendakwah, penulis buku dan pengusaha dari Betawi,
sekaligus pimpinan dari pondok pesantren Daarul Quran Bulak santri,
Cipondoh, Tangerang dan pengajian Wisata Hati. Ia lahir dari keluarga
Betawi berkecukupan pasangan Abdurrahman Mimbar dan Humrifíah dan sangat
dimanja orang tuanya.
Sejak kecil, ia anak yang cerdas,
sehingga nampak kecerdasannya itu dari cara menangkap pelajaran di
Madrasah Ibtidaiyah Chairiyah Mansuriyah Jembatan Lima, Tambora Jakarta
Barat. (Didirikan oleh Uyutnya, KH. Muhammad Mansur yang dikenal dengan
panggilan, Guru Mansur, yang belakangan dikelola oleh Uwanya, KH. Ahmadi
Muhammad. Yusuf Mansur memanggilnya, Ayah Mamat). Sejak usia 9 tahun,
kelas 4 MI, ia sering tampil di atas mimbar untuk berpidato pada acara
Ihtifal Madrasah yang diselenggarakan setiap tahun menjelang Ramadhan.
Tamat MI, kemudian melanjutkan ke MTs. Chairiyah Mansuriyah, yaitu
lembaga pendidikan yang dikelola oleh keluarganya; KH. Achmadi Muhammad.
Dan Yusuf Mansur, adalah siswa paling muda usianya dibandingkan dengan
teman-temannya yang lain. Karena di Usia, 14 tahun, ia lulus dari MTs.
Chairiyah Mansuriyah, pada tahun 1988/1989, sebagai siswa terbaik. Dari
MTs. Chairiyah Mansuriyah, kemudian ia melanjutkan ke Madrasah Aliyah
Negeri 1 Grogol sebagai lulusan terbaik. Lulusan Madrasah Aliyah Negeri 1
Grogol, Jakarta Barat, tahun 1992 ini pernah kuliah di Fakultas Hukum,
Jurusan Syari'ah di IAIN Ciputat Jakarta. Hal ini tertuang dalam
pengantar bukunya "Lukmanul Hakim Mencari Tuhan yang Hilang" yang
diungkap oleh Prof. Dr. H. Amin Suma, MA., MH. Namun, berhenti tengah
jalan karena lebih suka balapan motor.
Ketawadhuan Yusuf Mansur
Kendati sudah menjadi tokoh Nasional yang cukup dikenal oleh masyarakat
Indonesia, Yusuf Mansur tetap tawadhu dan ta'zhim terhadap
guru-gurunya. Baik guru-guru Ibtidaiyah maupun guru-guru Tsanawiyah. Hal
ini nampak terlihat dari caranya yang selalu mencium tangan mereka,
saat bertemu. Dan acapkali ia menyempatkan diri untuk mampir di Madrasah
tempat ia dibesarkan oleh guru-gurunya. Di antara guru-gurunya yang
masih mengajar sampai saat ini antara lain ; Hasan Luthfy Attamimy,
M.A., (sekarang Kepala MTs. Chairiyah Mansuriyah), HM. Naksabandi,
S.Ag., Drs. Pramonohadi, Subagyo, S.Pd., Drs. H.M. Basuni, Abdun Najih,
S.Pd., Halimatus Sa'diah, S,Pd., Drs. Syamsudin, M.Pd., dan sebagiannya
sudah wafat.
Mari Saudara Sekalian Jangan lewatkan acara kita
pada tanggal 19-20 JUni 2014 yang bertempat di kompleks PPIT ihsanul
fikri Pabelan 1,Pabelan,Mungkid Magelang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar